jakartans.id – Bayangkan satu sendok saus hijau yang langsung membangunkan semua indra: bau ketumbar segar, aroma lemon yang menusuk, pedas halus dari cabai, dan hangatnya kunyit serta jintan yang pelan-pelan meresap. Itulah Chermoula – “pesto”-nya Afrika Utara, saus marinasi legendaris dari Maroko yang bisa mengubah ikan biasa jadi hidangan bintang lima dalam 10 menit.
Apa Itu Chermoula?
Chermoula (dibaca: sher-moo-lah) adalah saus herbal segar khas Maroko dan Tunisia. Tidak direbus, tidak dimasak, hanya diulek atau diblender sebentar, lalu langsung dipakai. Fungsinya serba guna:
- Marinasi ikan & seafood sebelum dipanggang
- Bumbu daging domba atau ayam tagine
- Cocolan roti atau sayuran bakar
- Dressing salad modern
Resep Chermoula Klasik (versi Marrakech)
Bahan (untuk ± 250 ml):
- 1 ikat besar daun ketumbar segar (daun + batang muda)
- ½ ikat daun parsley Italia
- 4–5 siung bawang putih, geprek
- 2 sdt paprika bubuk (manis, bukan pedas)
- 1 sdt jintan tanah (cumin)
- 1 sdt ketumbar tanah
- ½ sdt kunyit bubuk
- ½–1 sdt cabai bubuk atau 1–2 cabai merah segar (sesuai selera pedas)
- Kulit 1 buah preserved lemon (lemon fermentasi khas Maroko) – kalau tidak ada, ganti kulit lemon biasa + ½ sdt garam
- 120 ml minyak zaitun extra virgin
- Air perasan 1 lemon besar
- Garam & lada secukupnya
Cara membuat (3 menit saja):
- Masukkan semua bahan ke food processor atau cobek besar.
- Pulse/blender sebentar sampai teksturnya kasar (bukan halus seperti pesto).
- Koreksi rasa. Harus terasa sangat asam, pedas, dan harum.
- Simpan di kulkas maksimal 4–5 hari (semakin lama semakin enak).
Tiga Varian Chermoula yang Populer
- Chermoula Hijau (Maroko klasik) – dominan ketumbar & parsley
- Chermoula Merah (Algeria/Tunisia) – ditambah tomat segar atau pasta tomat pekat
- Chermoula Putih (versi modern chef) – pakai yogurt Yunani + mint, cocok untuk ayam atau domba
Cara Pakai yang Bikin Orang Ketagihan
- Ikan utuh (kakap merah, barramundi, dorade): belah punggungnya, isi perut dengan chermoula, panggang 15 menit → kulitnya garing, dagingnya wangi sekali.
- Udang jumbo: marinasi 20 menit, tusuk sate, bakar 2 menit tiap sisi.
- Sayuran: campur brokoli, wortel, zukini dengan chermoula + minyak zaitun, panggang 180°C 25 menit.
- Sandwich hack: oles roti dengan chermoula + keju feta + tomat = langsung rasa resto Maroko.
Kenapa Chermoula Selalu Jadi Bintang?
- Rasa 4 dimensi dalam satu suap: asam, pedas, gurih, harum
- Zero gula, zero MSG, 100% alami
- Bisa dibuat dalam jumlah besar, tahan di kulkas
- Cocok untuk diet keto, paleo, maupun vegan (kalau tidak dipakai untuk ikan)
Tempat Terbaik Coba Chermoula Asli
- Warung pinggir jalan di pelabuhan Essaouira – ikan sarden segar dipanggang dengan chermoula, harganya cuma 30–50 dirham.
- Restoran bintang Michelin seperti La Maison Arabe (Marrakech) – mereka pakai chermoula premium dengan saffron.
- Di Indonesia: beberapa resto Maroko/Mediterania di Jakarta & Bali (misalnya Casablanca, Anatolia, atau Namaaz Dining) punya versi yang cukup mendekati.
Tips Kalau Mau Bikin di Rumah (tanpa preserved lemon)
Ganti dengan trik ini (hasil 95% mirip):
- Kulit 1 lemon segar + ½ sdt garam laut
- Rendam kulit lemon di air panas 5 menit supaya tidak terlalu pahit
- Tambah sedikit air jeruk nipis ekstra
Satu kali kamu bikin chermoula sendiri, kamu tidak akan pernah mau beli saus botol lagi. Dapur langsung beraroma pasar rempah di Marrakech, dan setiap kali buka kulkas, ada saus hijau yang berbisik:

